L O A D I N G
blog banner
Jenis Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Orang Tua

Jenis Vitamin Untuk Daya Tahan Tubuh Orang Tua

Sejatinya, tubuh memerlukan asupan vitamin supaya bisa berfungsi dengan baik, pun mencegah beragam jenis penyakit yang dimungkinkan akan mengganggu sistem imun. Sejalan dengan pertambahan usia, beberapa jenis vitamin untuk daya tahan tubuh orang tua bisa jadi sangat penting, bergantung pada kondisi tiap-tiap orang.

Ragam Kebutuhan Vitamin Lansia

 

  1. Vitamin B6, B12, dan Asam Folat

Sebagian lansia berusia lebih dari 50 tahun kemungkinan akan mengalami sejumlah hambatan dalam menyerap asupan nutrisi seperti B6, B12, dan juga asam folat yang notabene masih termasuk dalam kategori vitamin B. Diketahui, vitamin-vitamin tersebut memegang peranan penting dalam rangkaian metabolisme tubuh, misalnya saja pada sistem imun manusia.

Seorang lansia dianjurkan mengkonsumsi makanan-makanan dengan kandungan vitamin B kompleks seperti ikan maupun susu yang sudah difortifikasi. Atau bisa juga menggunakan ampela, telur, atau olahan susu sebagai alternatifnya. Jika diperlukan, Anda dapat menambah asupan B kompleks melalui konsumsi suplemen berdasarkan rekomendasi dokter.

  1. Vitamin E

Dikutip dari sebuah studi gagasan British Journal of Nutrition, terdapat hubungan antara proses imunitas dan kualitas hidup lansia dengan asupan nutrisi vitamin E. Para lansia yang mempunyai konsentrasi atas vitamin E lebih baik dalam tubuhnya, diperkirakan akan memiliki status kesehatan yang lebih baik pula.

Ini mengindikasikan bahwa vitamin E bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh pada usia lanjut. Fenomena ini bisa terjadi lantaran vitamin E mempunyai sifat sebagai antioksidan. Dimana antioksidan sendiri bermanfaat bagi fungsi sistem imun serta mampu meningkatkan respon tubuh ketika timbul peradangan.

Vitamin ini biasa ditemui pada susu suplemen yang sudah melalui proses fortifikasi atau makanan nabati layaknya kedelai, bayam, selai kacang, mangga, tomat, dan brokoli.

  1. Vitamin D

Melansir artikel dari Journal of Investigative Medicine, diungkap bahwa vitamin D tidak hanya berguna bagi kesehatan tulang saja, melainkan juga membantu tubuh menjaga sistem imunnya. Masih dalam sumber yang sama, vitamin D diklaim bisa memodulasi respon imun bawaan/non spesifik semisal eosinofil, neutrofil, basofil, juga resmon imun adaptif seperti sel B dan sel T.

Konon, lansia yang kekurangan asupan vitamin D akan menderita penyakit autoimun layaknya diabetes melitus dan multiple sclerosis. Inilah mengapa asupan vitamin D harian harus selalu terpenuhi. Lewat studi lain garapan Journal of Aging and Gerontology, usia lanjut berpotensi mengalami defisiensi jika hanya mengandalkan makanan sebagai asupan nutrisi hariannya.

Mengingat variasi makanan yang bisa dijadikan sebagai sumber vitamin D sangatlah terbatas. Salah satu contoh makanan kaya akan vitamin D ialah ikan tuna dan salmon. Usia lanjut juga bisa memenuhi asupan vitamin D nya melalui paparan sinar matahari langsung atau mengkonsumsi suplemen vitamin D.

Itulah beberapa jenis vitamin untuk daya tahan tubuh orang tua yang bisa dikonsumsi. Dengan asupan nutrisi lengkap nan seimbang, dibarengi olahraga teratur dan istirahat cukup, niscaya sistem imun lansia akan terjaga dengan baik.